Sabtu, 16 April 2011

Kamis, 31 Maret 2011

Sejarah April Mop

Eh, sekarang tanggal 31 Maret lhoooo, berarti besok tanggal 1 April #yaiyalahanakumur10tahunjugatau. Nah tanggal 1 April juga dikenal dengan April Mop. Sayangnya April Mop tahun ini pas sekolah libur, jadi nggak bisa ngerjain orang deh :(.
Sekarang kita akan membahas tentang sejarah April Mop.
Sbenernya sejarah April mop itu nggak jelas. Tapi menurut asal-usul April Mop dimulai sekitar tahun 1582 di Prancis, pada pemerintahan Raja Charles IX. Waktu itu, Kalender Gregorian diperkenalkan. Tahun Barunya dipindahkan dari tanggal 25 Maret-1 April jadi tanggal 1 Januari. Beberapa orang baru tau kalo Tahun Barunya diganti beberapa tahun kemudian. Tapi ada juga yang nggak setuju dengan perubahan itu dan tetap merayakan Tahun baru tanggal 25 Maret dan puncaknya pada tanggal 1 April. Dan tindakan mereka di cemooh oleh masyarakat lain yang detuju perubahan tersebut dan mengerjai mereka, dengan memberi undangan palsu dan alamat palsu. Di Inggris lelucon hanya boleh dilakukan pada pagi hari. Korban lelucon April Mop dikenal sebagai "Poisson d'Avril"


Udahan ya, udah jam 11.57 bentar lagi 1 April :D *njuk ngopo*

Jumat, 04 Maret 2011

Sebuah kebanggaan d'iron (dengan pengubahan)

Open this link!
http://jogja.tribunnews.com/m/index.php/2011/01/22/lista-ikut-ekstrakurikules-renang-untuk-mendongkrak-nilai-rapor

Lista Ikut Ekstrakurikuler Renang untuk Mendongkrak Nilai Rapor

Minggu, 23 Januari 2011 01:53 WIB
Laporan wartawan Tribun Jogja, Sigit Widya

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA 
-  Mahdalista Nadhifatul Aisyi (14), siswa kelas VIII Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) I SMP 5 Yogyakarta, rutin renang setiap Sabtu sebagai bagian dari ekstrakurikuler sekolahnya. Selain memang hobi, ia rajin renang untuk mengangkat prestasi.



"Saya renang setiap pukul 15.30 WIB. Kegiatan itu untuk menambah nilai sekolah," ujar remaja berjilbab ini, Sabtu (22/01/2011).


Niatnya ini tak sekadar kenginan. Tahun lalu, saat masih duduk di kelas VII, ranking kelas Mahdalista terangkat berkat tambahan nilai renang. "Nilaiku jadi tambah. Makanya, sekarang saya ikut terus. Lagian, renang itu mengasyikkan," ujar perempuan yang akrab dipanggil Mahda itu.


Meski ekstrakurikuler renang sangat membantu nilai, ia tak ingin mengabaikan belajar mata pelajaran sekolah setiap hari. Alasannya, percuma ikut renang kalau tidak belajar dan serius mengikuti pelajaran di kelas.


"Belajar setiap hari itu harus. Sudah nilai akademik bagus, ditambah pula nilai renang, maka nilai yang saya dapatkan akan maksimal," tutur Mahda.


Berbeda dengan Lista, Sekarayu Maharani (14), yang juga merupakan siswi VIII SBI I SMP 5 Yogyakarta, ikut ekstrakurikuler (ekskul) renang untuk menyalurkan hobinya. Ayu, demikian ia biasa dipanggil, olahraga tersebut sejak masih anak-anak.


"Saya suka renang sejak kecil. Kebetulan, di SMP 5 ada ekskul renang. Tempatnya di kolam renang Umbang Tirto, Kridosono. Ya sudah, saya sekalian ikut," katanya sambil senyum.


Ia tak menyangkal kalau keikutsertaannya di ekskul renang bisa mengangkat nilai rapor. Ia mengistilahkan, sambil menyelam minum air. "Saya baru ikut ekskul renang saat kelas dua. Kalau nilai renang bagus, bisa untuk tambah nilai. Tapi tujuan saya tetap untuk menyalurkan hobi," Ayu menambahkan.


Temannya, Vania Aristia Wulandari (13), ikut ekskul renang untuk mewujudkan cita-citanya menjadi atlet olahraga air itu. Sejak kecil, ia didorong oleh orangtuanya agar cita-citanya itu tercapai. "Sejak di taman kanak-kanak nol besar, saya mulai rajin renang. Karena sibuk sekolah, intensitas jadi kurang. Dengan mulai rutin latihan lagi, mudah-mudahan saya bisa jadi atlet," tuturnya.

Casterton Secondary College - Permulaan pertukaran pelajar di D'iron

Casterton Secondary College 


The College has a fifty-four  year history and is nestled in a picturesque valley surrounded by rolling red gum hills. The Glenelg River meanders through the township. Casterton is 353km. west of Melbourne and is approximately 70 km. from Hamilton in Western Victoria and Mt. Gambier and the Coonawarra districts in the South East of South Australia. Casterton Secondary College services the needs and provides opportunities for the people of Strathdownie, Dergholm, Coleraine, Merino and Casterton.




terserah mau ngartiin apa...
yang pasti ni sekolah bakal jadi tempat pertukaran pelajar (nindy yang bilang)
rame - rame pada daftar buat ikut ni program
ada pula yang runyam sendiri dengan laptopnya masing - masing


kabarnya sih ni sekolah muridnya cuma 215 (salma yang bilang)




dan sewaktu pada d sana katanya bakal nampilin performance 
kelompok ato pun individu
seni atau apapun itu hehehehe


*maklum kupingku sedikit congek untuk mendengarkan informasi semacam ini*


Maam Madya bilang kalo sebaiknya daftar sekarang, ga tau tuh kenapa..


yang daftar :


  1. Selma
  2. Ayu
  3. Cinthya 
  4. de el el yang aku sendiri lupaa..heheheh



yang bakal ke tu sekolah katanya ada 9 cowok dan 7 cewek
juni 16 mpe juli 6


jadi bener" libur (Maam Madya bilang)


http://www.castertonsc.vic.edu.au/index.htm

Selasa, 01 Februari 2011

Keamanan ber-Facebook

Ini saya dapatkan berkat jerih payah saya. fiuuh... *sok banget*
Nggak deng, ini saya dapatkan dari fbnya saudara saya... ceritanya saudara saya bikin note tentang ini, terus aku ditag haha.. nggak penting ceritanya, kita to the point(er) aja ya...

baca dan lakukan :p


Apabila log on via komputer, di baris teratas di kanan – klik ‘Account’ akan muncul daftar pilih dan klik ‘Privacy Settings’.
Anda akan masuk ke halaman dg judul – ‘Choose Your Privacy Settings’
 Lihat di halaman ini  agak kebawah tengok ‘Sharing on Facebook’ dan dibawah ‘Custom

1.Klik tulisan biru ‘Customize settings’. Rubah smua info jika bisa set hanya ‘Only Me’ yg bisa lihat ultah kita, nomer tilpun dan info lain2. Selesai halamn ini kmdn klik kotak diatas kiri dg panah tertulis ‘Back to Privacy’

2.  Berikutnya silakan lihat di halaman ini lagi, dibawah Apps and Websites
Klik tulisan biru ‘Edit your settings’ (bisa delete applications yg sdh jarang dipakai)

Nah  Dua dibawah ini kuharapkan dilakukan oleh saudara2ku to save yourself:
2. a. Pilih Info Accessible Through Your Friends klik  ‘Edit Settings’  Jangan pilih satupun alias pilihan ini hrs dikosongkan – jangan lupa ‘Save Changes’ dibawah (tujuan agar info diri kita tdk terambil via teman bila teman kita main games atau ikut applikasi yg lain.)
Bila selesai kembali ke ‘Privacy Setting’ (ada di kotak dg ujung panah diatas kiri)
2. b. Pilih Public Search – klik ‘Edit Settings’ kosongkan (uncheck) ‘Enable Public Search’ – jadi biarin kosong (tujuan agar nama kita tdk muncul jika org lain google, bing nama kita , jd org umum yg tak ada hubungan dg teman FB kita tahu kalau kita punya FB account dll).
Bila selesai kembali ke ‘Privacy Setting’ (ada di kotak spt panah diatas)

Akan kembali ke halaman terakhir berjudul ‘Choose Your Privacy Settings” berarti sudah selesai – tinggal pergi ke ‘Home’ atau ‘Profile’ page alias ke FB Wall.
A story tells that two friends
were walking
through the desert
During some point of the
Journey they had an
Argument, and one friend
Slapped the other one
In the face.
The one who got slapped
was hurt, but without
saying anything,
wrote in the sand:
TODAY MY BEST FRIEND
SLAPPED ME IN THE FACE.
They kept on walking
until they found an oasis,
where they decided
to take a bath.
The one who had been
slapped got stuck in the
mire and started drowning,
but the friend saved him.
After he recovered from
the near drowning,
he carved on a stone:
TODAY MY BEST FRIEND
SAVED MY LIFE.
The friend who had slapped
and saved his best friend
asked him, “After I hurt you,
you wrote in the sand and now,
you carve on a stone, why?”
The other friend replied
“When someone hurts us
we should write it down
in sand where winds of
forgiveness can erase it away.
But, when someone does
something good for us,
we must engrave it in stone
where no wind
can ever erase it.”
LEARN TO WRITE IN THE SAND

http://islamicthinking.tumblr.com/post/2811511929/learn-to-write-in-the-sand